Share

Mantan Suami Siram Air Keras ke Wajah Istri, Mata Kiri Tak Bisa Melihat

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 05 Oktober 2022 01:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 338 2680752 mantan-suami-siram-air-keras-ke-wajah-istri-mata-kiri-tak-bisa-melihat-cwDRPYkUeQ.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

BOGOR - Seorang wanita berinisial A (49), mengalami luka-luka usai menjadi korban penganiayaan hingga penyiraman air keras yang diduga dilakukan oleh mantan suaminya sendiri

Korban bercerita peristiwa yang dialaminya itu terjadi pada Jumat 30 September 2022. Ketika itu, mantan suaminya datang ke rumahnya di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

"Jam setengah 5 (sore) saya setrika pakaian, dia datang nanyain anak saya yang kecil. Dia nanya ke mana? Udah saya antar tadi pagi saya bilang," kata A dikonfirmasi wartawan, Selasa (4/10/2022).

Mantan suaminya itu juga sempat meminta kopi kepadanya. Tidak ada kecurigaan dibenak A sampai akhirnya mantan suaminya melakukan pemukulan.

"Tiba-tiba mulut saya ditutup, ditonjok dari belakang. Ditonjok dua kali, mulut ditutup, saya sudah sesak jatuh ke tempat tidur," ungkapnya.

Tidak sampai di situ, korban juga sempat menyiramkan cairan yang diduga air keras hingga bagian matanya melepuh. Mantan suaminya itu pun pergi dan korban ditolong oleh tetangganya.

"Mata saya udah enggak ngelihat tuh sebelah kiri. Saya nggak tahu tuh (disiram) pakai apa cuma. Minta tolong tetangga disiram pakai air selang. Saya ganti baju, minta tolong antar ke rumah sakit," tambahnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Saat ini, dirinya masih berada di rumah sakit menjalani perawatan karena beberapa luka yang dialami. Kasus ini sudah dilaporkan kepada polisi.

"Udah (dilaporkan), ini lagi proses. (Saya) masih di rumah sakit rencana mau operasi. Tadinya pingin pulang, karena trauma, takut ditinggal sendiri. Anak-anak saya suruh ke sini semua," tuturnya.

Terpisah, Kasie Humas Polres Bogor Iptu Desi Triana mengatakan kasus tersebut sudah dilaporkan pada 1 Oktober 2022. Kasus ini masih dalam penyelidikan.

"LP baru diterima dan masih proses penyelidikan," ucap Desi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini