Share

Hujan Angin, Pohon Mahoni Tumbang Timpa Warung Bakso di Matraman

Muhammad Farhan, MNC Portal · Jum'at 07 Oktober 2022 00:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 338 2682265 hujan-angin-pohon-mahoni-tumbang-timpa-warung-bakso-di-matraman-ns7ULJLEE4.jpg Warung bakso tertimpa pohon tumbang di Matraman, Jaktim (Foto: M Farhan)

JAKARTA - Pohon Mahoni tumbang menimpa warung bakso Bedjo di Jalan Utan Kayu Raya Nomor 69, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (6/10/2022). Pohon dengan diameter 30 centimeter dan tinggi 15 meter tumbang setelah hujan angin menerjang Jakarta hari ini.

Pemilik warung bakso, Bedjo (37) mengatakan, tumbangnya pohon di depan warungnya tersebut mengakibatkan dua orang luka ringan.

"Anak saya dan seorang pelanggan lagi makan bakso yang jadi korbannya. Anak saya kepalanya benjol sedangkan pelanggan punggungnya ketiban cabang pohonnya," ujar Bedjo.

BACA JUGA:Banjir Rendam 3 RT di Kembangan Selatan, Puluhan Warga Mengungsi 

Ditambahkan Bedjo, ia beserta keluarganya sebenarnya sudah ingin menebang pohon Mahoni tersebut. Ia mengaku khawatir karena usia pohon tersebut yang terlampau cukup tua sehingga rentan roboh.

"Pohon ini memang sudah sedari awal mau saya tebang, tapi waktunya belum ketemu saja. Gak tahunya kejadian juga," ujarnya.

BACA JUGA:Imbas Hujan Disertai Angin, 4 Pohon di Jakpus Tumbang 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Komandan Regu Damkar Sektor Utan Kayu, Sungkono menjelaskan pohon tersebut diduga kuat tumbang karena cuaca angin kencang dan hujan sejak siang hari. Alhasil, hujan beserta angin kencang selama dua jam mampu menggoyangkan batang pohon tua tersebut.

"Kejadian tumbangnya pada sore hari kira-kira pukul 16.30 WIB saat hujan deras. setelah melihat kejadian tersebut, kita langsung bergegas, soalnya kebetulan lokasi berdekatan dengan pos damkar Utan Kayu," katanya.

Sungkono menambahkan, saat evakuasi pohon tumbang tersebut, pihaknya segera memadamkan listrik sekitar lingkungan guna mencegah korsleting. Pasalnya, pohon tersebut menimpa kabel listrik yang ada di atas atap warung tersebut.

"Listrik juga kita arahkan untuk dimatikan, takutnya konsleting," katanya.

Sungkono mengaku mengerahkan empat personel. Mereka dibekali gergaji mesin dan sejumlah perkakas pemotong kayu guna memecah pohon menjadi potongan yang mudah diangkat.

"Kita evakuasi dengan memotong hingga kecil pohon tersebut, karena diameternya besar, ada hambatan juga diranah itu," ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini