Share

4 Upaya RPA Perindo Pulihkan Anak Korban Rudapaksa di Cempaka Putih

Rizky Syahrial, MNC Media · Jum'at 07 Oktober 2022 18:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 338 2682875 4-upaya-rpa-perindo-pulihkan-anak-korban-rudapaksa-di-cempaka-putih-RKMQLgWRkh.jpg RPA Perindo dampingi kasus rudapaksa anak di Cempaka Putih (Foto: MPI)

JAKARTA - Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai Perindo, Tama S. Langkun menyampaikan pihaknya bersama Relawan Perempuan dan Anak Perindo (RPA) Perindo telah menyusun empat upaya pemulihan korban rudapaksa, N (6) oleh pria yang diduga paman tiri dari N, HJ (40).

Adapun 4 upaya pemulihan bagi anak korban rudapaksa anak di Cempaka Putih itu di antaranya bantuan relokasi, psikologis, psikososial, dan restitusi.

"Penanganan selanjutnya, tidak hanya penanganan kasus hukum. Kita berharap akan berlanjut dari sisi pemulihan korban," kata Tama saat ditemui wartawan di Jakarta, Jumat (7/10/2022).

RPA Perindo telah merelokasi atau memindahkan korban N dari ke tempat yang lebih aman dan jauh dari pelaku. Hal ini dikarenakan HJ diketahui memiliki rumah yang berdekatan dengan korban.

Baca juga: Bantu Anak TKI, RPA Perindo Kawal Pemulangan Ibunya dari Malaysia

"Kedua, bantuan psikologis, rehabilitasi psikologis sudah dikoordinasikan oleh Ketua RPA Perindo, Jeannie Latumahina kepada Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TPA2) dan sudah mendapatkan layanan bantuan psikologis," tutur dia.

Baca juga: Jangan Sungkan Lapor, Pendampingan RPA Perindo Dilakukan Secara Gratis

Sementara ketiga, pihaknya sedang memikirkan upaya pemulihan psikososial dan nantinya akan bekerja sama dengan LPSK. Sehingga diharapkan korban dapat kembali ke lingkungannya dengan baik.

"Ini nanti akan bicara tentang kebutuhan sekolah, kebutuhan hidup dan lain-lain ini sedang kita upayakan," kata dia.

Terakhir, Tama mendorong penyidik untuk menghitung restitusi sebagai bentuk ganti rugi kepada korban atau keluarga oleh pelaku tindak pidana.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Dalam undang-undang TPKS ada namanya ganti kerugian atas penderitaan yang terjadi semua biaya yang keluar. Kita akan dorong kepada penyidik agar sudah mulai berkoordinasi dalam kaitannya menghitung restitusi," ujar dia.

Ketua RPA Perindo, Jeannie Latumahina mengaku pihaknya terus mendampingi ibu korban R (37) sejak awal dibuatnya laporan. Tak lupa RPA Perindo turut bekerja sama dengan P2TPA2 dan KemenPPPA untuk mendapatkan bantuan psikologis.

"Kami dari RPA Perindo selalu mendampingi korban dalam BAP di penyidik polres metro jaya dalam hal ini unit PPA yang sudah berjalan selama 4 bulan,"tuturnya.

Ibu Korban dari N, R (37) mengucapkan terima kasih atas berbagai pendampingan yang dilakukan RPA Perindo guna mengusut tuntas kasus tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada bapa Hary Tanoesoedibjo yang telah membantu saya sampai saat ini. Saya minta pelaku ditangkap secepatnya dan dihukum seadil-adilnya,"ujar dia.

Diketahui, N mengalami kekerasan seksual oleh pria yang diduga paman tiri dari N, HJ (40) saat tengah berkunjung ke rumah kakeknya di wilayah Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Laporan tersebut sudah dilayangkan ibu korban R (37) pada Sabtu 18 Juni 2022 ke Polres Jakarta Pusat.

Baca juga: RPA Perindo Dampingi Proses Hukum hingga Pemulihan Korban Rudapaksa di Warakas

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini