Share

Resmikan Tarif Integrasi JakLingko, Anies: Alhamdulillah Warga Jakarta Bisa Nikmati Kemudahan

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Sabtu 08 Oktober 2022 04:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 08 338 2682995 resmikan-tarif-integrasi-jaklingko-anies-alhamdulillah-warga-jakarta-bisa-nikmati-kemudahan-CDBxgqTg9v.jpg Anies Baswedan. (Foto: Refi Sandi)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan tarif integrasi JakLingko di Halte MRT ASEAN, Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (7/10/2022). Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan berkomitmen hadirkan sistem transportasi publik yang terintegrasi mulai dari fisik hingga tarif. 

“Ini merupakan perjalanan panjang untuk menerjemahkan satu kata menjadi eksekusi satu kota itu tuntas sore hari ini, yakni integrasi. Ini adalah ikhtiar panjang yang melibatkan begitu banyak orang bukan hanya dari penyiapan infrastuktur fisik, tetapi juga pengelolaannya dan sistem pembayarannya,” kata Anies dalam sambutannya.

"Alhamdulillah, akhirnya kini warga Jakarta dapat menikmati kemudahan dalam melakukan pembayaran di berbagai moda transportasi publik. Warga dapat memilih menggunakan Kartu Uang Elektronik atau menggunakan aplikasi Jaklingko untuk bertransaksi di seluruh moda. Jadi tidak perlu lagi memiliki berbagai jenis kartu yang berbeda untuk masing-masing moda, karena cukup dengan satu kartu sudah dapat digunakan di berbagai moda," sambung Anies.

Baca juga:  Selamat! Anies Dinobatkan Jadi Bapak Integrasi Transportasi Jakarta

Tidak hanya itu, inovasi sistem pembayaran di Stasiun MRT ASEAN juga ditingkatkan dengan menggunakan QR Code hingga face recognition yang pertama kali dilakukan di Jakarta. Sehingga Anies meminta agar hal tersebut diaplikasikan ke seluruh transportasi umum di Jakarta.

Anies juga menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta ingin warganya merasakan transportasi umum yang nyaman dan terjangkau baik harga maupun jaraknya. Dan ketika itu dikerjakan maka akan membuat kota Jakarta makin kompetitif secara global.

“Jakarta akan menjadi kota global yang mengandalkan transportasi umum yang masif, maju dan membuat seluruh kegiatan mobilitas penduduk terfasilitasi. Dan atas konsep integrasi public transport ini kita menjadi empat kota pertama di dunia bersanding dengan London, Hongkong, dan Singapura,” ujar Anies.

Lebih lanjut, Eks Mendikbud RI itu mengatakan transportasi umum bukan hanya berfungsi sebagai alat untuk memindahkan badan, tetapi berfungsi membentuk prilaku dan budaya masyarakat. Selain itu transportasi umum juga merupakan alat pemersatu karena memberikan perasaan kesetaraan.

“Public transport bukan hanya alat pemindah badan, tetapi pembentuk perilaku manusia modern, kebiasaan tepat waktu, tertib, mengelola residu dimulai dari sini. Selain itu alat transportasi di Jakarta juga alat untuk memberi perasaan kesetaraan, kita ingin kendaraan umum di Jakarta jadi fasilitator integrasi masyarakat lintas apapun,” pungkasnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sebagai informasi, berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 733 Tahun 2022 tentang tentang Besaran Paket Tarif Layanan Angkutan Umum Massal, skema tarif integrasi berlaku dengan ketentuan tarif dasar Rp2.500 yang dikenakan pada awal perjalanan, dan tarif jarak Rp250/km yang dikenakan berdasarkan jarak tempuh perjalanan. Bila total tarif dari suatu perjalanan melampaui Rp 10.000 maka pengguna hanya akan dikenakan tarif maksimal Rp 10.000. Sedangkan, untuk total tarif perjalanan seorang pengguna yang tidak melampui Rp 10.000, maka pengguna tersebut hanya akan dikenakan tarif sesuai dengan perjalananya.

Skema tarif integrasi ini menggunakan metode perhitungan kombinasi tarif dasar dan tarif jarak yang memerlukan data perjalanan yang merekam titik awal hingga titik akhir, serta durasi perjalanan dari setiap pengguna. Setiap satu kartu uang elektronik atau aplikasi JakLingko hanya dapat digunakan oleh satu orang pengguna. Perekaman data perjalanan dimulai pada saat pengguna memulai perjalanannya dengan melakukan tap in (start) dan diakhiri pada saat pengguna tiba di tujuan dengan melakukan tap out (stop). Tap in dan tap out dapat dilakukan di stasiun, halte, atau pada armada bus untuk layanan non BRT dan Mikrotrans.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini