Share

Alasan Jokowi Pilih Heru Jadi Pj Gubernur DKI : Tahu Rekam Jejak dan Kapasitas

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Senin 10 Oktober 2022 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 10 338 2683913 alasan-jokowi-pilih-heru-jadi-pj-gubernur-dki-tahu-rekam-jejak-dan-kapasitas-TPxc3GWdMu.jpg Presiden Jokowi (Foto : Biro Pers Kepresidenan)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan alasan memilih Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono sebagai pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta. Di antaranya, Jokowi tahu betul soal rekam jejak dan kapasitas Heru dalam menjalankan tugasnya.

Jokowi memilih Heru karena dirinya menilai rekam jejak, kemampuan dan komunikasi yang sangat baik pada saat menjadi Wali Kota Jakarta Utara dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah DKI Jakarta.

"Saya kan udah kenal Pak Heru lama sekali sejak jadi apa Wali Kota di DKI. Kemudian waktu memegang badan keuangan, saya tahu betul rekam jejak secara bekerja, kapasitas, kemampuan saya tahu semuanya dan komunikasinya sangat baik dengan siapapun," kata Jokowi di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/10/2022).

Jokowi berharap terpilihnya Heru dapat menyelesaikan berbagai persoalan di DKI Jakarta khususnya kemacetan dan banjir.

"Sehingga kita harapkan nanti ada percepatan percepatan. Kemarin saya udah saya sampaikan kepada Pak Heru utamanya persoalan utama di DKI Jakarta, macet, banjir harus ada progres perkembangan yang signifikan, yang ketiga hal yang berkaitan dengan tata ruang," kata Jokowi.

Diberitakan sebelumnya, Kasetpres Heru Budi Hartono terpilih menjadi pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan. Heru terpilih usai diputuskan pada sidang tim penilai akhir (TPA) yang dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi.

Baca Juga: Rayakan Satu Tahun, BuddyKu Fest Hadirkan Sesi Media Challenges

Follow Berita Okezone di Google News

Heru terpilih menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta mengalahkan dua kandidat lainnya yakni Sekda DKI Marullah Matali, dan Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar.

Menanggapi itu, Heru tak berkomentar banyak saat ditanyai perasaannya usai terpilih. Dirinya hanya meminta semua pihak untuk menunggu hingga saatnya pelantikan nanti.

"Tunggu pengesahan atau pelantikan ya baru bisa coment (komentar)," kata Heru saat dihubungi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini