Share

Banjir 3 Meter di Pejaten Timur Surut, Lumpur Tebal Dibersihkan

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Senin 10 Oktober 2022 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 10 338 2684193 banjir-3-meter-di-pejaten-timur-surut-lumpur-tebal-dibersihkan-A6pPC6WCID.jpg Warga dibantu dengan pasukan Damkar dan PPSU membersihkan sisa lumpur akibat banjir di Pejaten/Foto: Refi Sandi

JAKARTA - Banjir yang sempat mencapai 3 meter di wilayah Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan surut. Adapun banjir imbas luapan Sungai Ciliwung, Senin (10/10/2022) dini hari.

Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi warga dibantu petugas Sudin Gulkarmat DKI, BPBD DKI dan pasukan oranye atau PPSU membantu membersihkan lumpur tebal sisa banjir di Pejaten Timur. Lumpur tebal juga masuk hingga ke dalam rumah warga.

 BACA JUGA:Banjir di Bidara Cina Sudah Surut, Warga Masih Siaga Air Kiriman

Terlihat proses pembersihan dilakukan dengan pompa dan selang milik pemadam kebakaran. Tak hanya itu, terlihat warga menguras air yang masuk ke dalam rumah sambil membersihkan dinding.

Kemudian, terlihat pula warga yang membersihkan parabotan yang terkena lumpur banjir.

 BACA JUGA:Survei: Pasangan di Singapura Ingin Punya 2 Anak Atau Lebih, Tapi Stres karena Biaya Hidup Mahal

Yurnalis pria paruh baya berusia 63 tahun yang bermukim di kawasan tersebut menyebut air naik ke pemukiman warga sekita pukul 12.00 WIB dini hari. Ia menyebut sebelum mengungsi sudah menyelamatkan sejumlah barang ke lantai atas rumah miliknya.

"Air naik jam 12 jadi jam segitu kami (warga) sudah ngungsi keluar. Ada barang yang sempat diselamatkan di tinggiin lagi (naik ke lantai atas ditambah bilik) kalau engga kena juga diatas nanti," kata Yurnalis saat ditemui dilokasi, Senin (10/10/2022) siang.

"Dari mulai surut kering air kami bersih bersih sama petugas pemadam kebakaran dan PPSU," tambahnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Yurnalis membeberkan bahwa lumpur di kawasan tersebut imbas luapan Sungai Ciliwung yakni sekitar 50 centimeter. "Tebel banget (lumpur) ada 50 centi ada dalam lumpurnya itu masih ada lumpurnya," ujarnya.

Lebih lanjut, Yurnalis menyebut listrik saat ini dipadamkan sejak pukul 02.00 WIB dini hari imbas teredam banjir. "Lampu mati aja ini kalau engga kami bersihkan sendiri kalau nggak salah lampu dimatiin soalnya meteran pada kerendem air semua," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini