Share

Didakwa Lakukan Ujaran Kebencian, Kubu Roy Suryo Bakal Ajukan Eksepsi

Dimas Choirul, MNC Media · Rabu 12 Oktober 2022 16:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 12 338 2685795 didakwa-lakukan-ujaran-kebencian-kubu-roy-suryo-bakal-ajukan-eksepsi-e87cPcZB0H.jpg Sidang perdana Roy Suryo di PN Jakbar, Rabu (12/10/2022). (MNC Portal/Dimas Choirul)

JAKARTA - Tim kuasa hukum Roy Suryo berencana mengajukan eksespsi. Hal tersebut disampaikan setelah sidang pembacaan dakwaan dalam kasus meme stupa mirip Presiden Jokowi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Rabu (12/10/2022).

"Berencana akan mengajukan eksepsi kami mohon waktunya untuk satu minggu ini," kata kuasa hukum Roy Suryo, Pitra Romadoni.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum mendakwa Roy Suryo dengan Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45 A Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Kedua, Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Ketiga Pasal 15 Undang -Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana.

Pasal 28 Ayat 2 juncto pasal 45 A UU No 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU no 11 tentang ITE tentang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA).

Kemudian, pasal 156A Kitab UU Hukum Pidana yakni dengan sengaja di muka umum, mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.

Selanjutnya, dakwaan ketiga yakni pasal 15 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana soal menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap, sedangkan ia mengerti setidak-tidaknya patut dapat menduga, bahwa kabar demikian akan atau mudah dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat.

"Terkait masalah yang unsur pasal tadi yang kita bacakan tadi, akan kita lakukan pembuktian melalui pemeriksaan ahli dan saksi," kata Jaksa Penuntut Umum Tri Anggoro Mukti di Ruang sidang.

Follow Berita Okezone di Google News

Sebagaimana diketahui, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat menggelar sidang perdana kasus meme stupa mirip Presiden Joko Widodo dengan terdakwa Roy Suryo pada Rabu, 12 Oktober 2022. Agenda sidang perdana yakni pembacaan surat dakwaan.

Sidang tersebut dipimpin tiga orang majelis hakim dan menghadirkan lima JPU. Majelis hakim tersebut terdiri atas Hakim Ketua Martin Ginting, Hakim Anggota 1 Muhammad Irfan dan Hakim Anggota 2 Sutarno. Kemudian, kelima JPU yakni Tri Anggoro Mukti, Setyo Adhi Wicaksono, Samgar Siahaan, Dwi Indah Kartika, dan Mat Yasin.

Sebagaimana diketahui, Roy Suryo ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama pada 22 Juli 2022, lantaran mengunggah meme stupa Candi Borobudur yang diedit mirip wajah Presiden RI Joko Widodo.

Dia dijerat Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Penyidik juga menjerat Roy Suryo dengan Pasal 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penodaan Agama dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini