Share

Bolos Sekolah dan Minum Miras, 9 Pelajar Diciduk Anggota TNI

Yohannes Tobing, Sindonews · Jum'at 14 Oktober 2022 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 14 338 2687053 bolos-sekolah-dan-minum-miras-9-pelajar-diciduk-anggota-tni-xjh4oz1iRi.jpg 9 pelajar bolos dan minum miras diciduk Babinsa (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Petugas gabungan dari Babinsa TNI AD, Satpol-PP, Dinas Sosial, dan FKDM Kelurahan Sungai Bambu menciduk sembilan pelajar SMK saat sedang asyik bolos sekolah pada Kamis 13 Oktober 2022, kemarin.

Kesembilan pelajar tersebut yang diketahui berasal dari salah satu SMK swasta yang sengaja bolos sekolah supaya bisa nongkrong di warkop pinggir jalan sambil menenggak minuman keras.

Pencidukan ini berawal ketika petugas gabungan melakukan antisipasi tawuran di lokasi yang disinyalir menjadi tempat nongkrong para pelajar saat jam pelajaran atau waktu sekolah.

"Dilaksanakan kegiatan penyisiran tempat nongkrong anak-anak muda di kafe dan warung kopi pada jam belajar sekolah untuk antisipasi anak sekolah yang bolos dan remaja yg akan melakukan tawuran," kata petugas dalam keterangan tertulis.

Kemudian sembilan pelajar yang bolos tersebut diciduk di warung kopi pada sekitar pukul 8.32 WIB. Pada saat ditanyakan petugas, para pelajar itu beralasan sudah tidak ada jam sekolah.

"Saat ditanyakan mereka beralasan sudah tidak ada jam pelajaran di kelas dan sudah selesai menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW," ucap petugas.

Anggota Babinsa Serda Tarwidi yang mendatangi para pelajar itu kemudian mendapati ada beberapa bungkus rokok dan sebotol miras.Para pelajar lantas mengaku mereka patungan untuk membeli minuman keras whiskey merek McDonald.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Anak-anak pelajar tersebut kemudian diamankan ke Kantor Kelurahan Sungai Bambu untuk didata. Petugas juga memanggil para guru SMK Yappenda guna memastikan apakah benar anak-anak tersebut sudah tidak ada jam pelajaran.

Kemudian wakil kepala sekolah beserta guru datang ke kantor Kelurahan Sungai Bambu guna untuk memastikan bahwa para siswa yang membolos tersebut adalah benar dari SMK Yappenda.

"Setelah itu guru sekolah memanggil setiap orang tua siswa tersebut untuk dikembalikan ke pihak orang tuanya dan agar orang tuanya juga menasehati dan mengawasi anaknya," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini