Share

Pelaku Pengeroyokan Driver Ojol di Kembangan Ditangkap!

Dimas Choirul, MNC Media · Kamis 03 November 2022 06:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 03 338 2699824 pelaku-pengeroyokan-driver-ojol-di-kembangan-ditangkap-sSnMY7yMUv.jpg Ilustrasi (Foto: Antara)

JAKARTA - Unit Reskrim Polsek Kembangan menangkap dua orang berinisial AS dan IR diduga pengeroyok HAS di sekitar Area CNI Puri Indah, tepatnya di depan Mall Puri Indah Kembangan Selatan, Jakarta Barat. Korban merupakan seorang pengemudi atau driver ojek online (ojol).

Menurut Kapolsek Kembangan Kompol H. Ubaidillah, kejadian pengeroyokan tersebut terjadi pada Jumat 28 Oktober 2022 sekira pukul 22.00 WIB. Saat itu, korban yang sedang menunggu penumpang dan istirahat di lapak warung kopi, dan memarkir mobilnya.

"Tiba-tiba didatangi salah seorang pelaku dan meminta uang parkir, namun oleh korban tidak diberi," kata Ubaidillah dalam keterangannya, Kamis (3/11/2022).

BACA JUGA:Korban Pengeroyokan di Samping Kodim Kota Sukabumi Dinyatakan Meninggal Dunia di RS 

Selanjutnya, pelaku AS marah hingga terjadi cekcok mulut dan dorong-dorongan badan dengan korban. Melihat adanya keributan, pelaku IR lantas menghampiri dan bersama-sama mengeroyok korban.

"Korban dikeroyok hingga mengakibatkan luka pada bagian mata sebelah kiri, serta luka lecet pada sikut bagian kanan," katanya.

BACA JUGA:Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penculikan dan Pengeroyokan Wartawan di Karawang 

Follow Berita Okezone di Google News

Atas kejadian tersebut, korban memviralkan kejadian yang dialaminya melalui media sosial dengan menandai akun media sosial milik Polsek Kembangan. Tak lama korban mengadu, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku.

"Terindikasi pelaku inisial AS dan IR alias Pitak, selanjutnya dilakukan penjemputan oleh Unit Reskrim kepada dua orang pelaku tersebut," kata dia.

Usai pemeriksaan, kedua pelaku mengakui semua perbuatannya. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, polisi menyangkakan kedua pelaku dengan Pasal 170 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini