Share

Kemenhub dan Korsel Tanda Tangani Fase 4 Pembangunan MRT, Semoga Jadi Solusi Kemacetan

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Selasa 15 November 2022 11:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 15 338 2707729 kemenhub-dan-korsel-tanda-tangani-fase-4-pembangunan-mrt-semoga-jadi-solusi-kemacetan-AjqSUe4ELJ.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Korea Selatan (Korsel) menandatangani MoU atau Nota Kesepahaman terkait pembangunan MRT Jakarta Fase 4 lintas Fatmawati-Kampung Rambutan. Diketahui di momen yang sama yakni Presidensi G20 di Bali juga menyepakati kerja sama dengan Jepang dan Inggris.

Penandatanganan ini dihadiri oleh Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi; Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono; Menteri Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korsel, Won Hee-Ryong; dan Dubes RI untuk Korsel, Gandi Sulistiyanto.

Heru Budi mengatakan bahwa pembangunan MRT Jakarta Fatmawati-Kampung Rambutan salah satu upaya memperluas transportasi publik berorientasi transit.

"Pembangunan MRT Jakarta Fase 4 merupakan salah satu upaya menciptakan moda transportasi publik berorientasi transit yang semakin luas dan berkembang," kata Heru dalam keterangannya dikutip, Selasa (15/11/2022).

Heru pun berharap pembangunan MRT Jakarta Fase 4 dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk menggunakan transportasi ramah lingkungan. Selain itu, dapat menjadi solusi mengurai kemacetan di Jalan TB Simatupang saat jam sibuk.

"Semoga upaya ini dapat mendorong perubahan perilaku dan gaya hidup masyarakat dalam bertransportasi ramah lingkungan dan berkelanjutan, selain juga bisa menjadi solusi untuk mengurai kemacetan," ujar Heru.

Follow Berita Okezone di Google News

Sebelumnya, untuk membuka peluang kerja sama dengan pemerintah Korsel, Menhub Budi Karya Sumadi telah melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan pada bulan Juni 2022 lalu. Menhub berharap MoU dengan Korsel menjadi langkah awal percepatan pengembangan MRT di Jakarta.

"Kedua negara akan terus meningkatkan kerja sama tidak hanya di sektor perkeretaapian, tetapi juga di sektor darat, laut, dan udara,” ucap Budi Karya.

Sebagai informasi, MoU bersama Korea Selatan ini juga merupakan tindak lanjut pembicaraan pada kegiatan 28th ASEAN Transport Minister Meeting yang diselenggarakan pada 16-17 Oktober 2022 lalu di Bali. Dalam pertemuan bilateral tersebut, Korea Selatan menyampaikan minatnya untuk turut berpartisipasi membangun MRT Jakarta Fase 4 dengan lintas Fatmawati-Kampung Rambutan.

Jepang, Inggris, dan Korea Selatan, merupakan mitra strategis Indonesia yang telah banyak melakukan kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai bidang, termasuk sektor transportasi. Momentum Presidensi Indonesia dalam KTT G20 tahun ini dimanfaatkan untuk mencari peluang kerja sama pembangunan infrastruktur transportasi dengan banyak negara, melalui pendanaan kreatif non-APBN. Hal ini dilakukan agar pembangunan infrastruktur transportasi dapat terus dilakukan dalam rangka meningkatkan konektivitas dan daya saing negara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini