Share

Polisi Akui Kesulitan Ungkap Kasus Tewasnya Sekeluarga di Kalideres

Erfan Maaruf, MNC Portal · Selasa 22 November 2022 09:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 338 2712241 polisi-akui-kesulitan-ungkap-kasus-tewasnya-sekeluarga-di-kalideres-z2r9gkwGyA.jpg Illustrasi (foto: Okezone)

JAKARTA - Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengaku kesulitan untuk mengungkap misteri tewasnya satu keluarga di dalam rumah daerah Kalideres, Jakarta Barat. Polisi menjelaskan sejumlah permasalahan sehingga kasus ini sulit terbongkar.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengatakan, sejumlah hal yang menyebabkan sulitnya kasus tersingkap. Bahkan pihaknya juga melibatkan profesi-profesi lain dalam kasus ini dan masih belum mendapatkan kesimpulan.

Dia merinci sejumlah kendala yang dialami penyidik dan tim ahli lainnya. Pertama, sulitnya tim patologi anatomi untuk mencari penyebab kematian terhadap para mayat tersebut.

"Kemudian yang kedua terkait dengan posisi daripada jenazah, yang dua ini sudah terjadi mumifikasi. Jadi dokter-dokter sedang bekerja keras saat ini untuk mencari petunjuk sebab-sebab kematian," kata Hengki dalam keterangannya, Selasa (22/11/2022).

 BACA JUGA:Polisi Sebut 2 Mayat di Kalideres Telah Alami Mumifikasi

Kemudian tempat kejadian perkara (TKP) atau rumah ditemukannya satu keluarga tewas di Kalideres sudah tidak steril. Saat penyidik melakukan olah TKP, lokasi penemuan mayat telah ditaburi dengan kopi oleh warga sekitar.

"Ternyata ini TKP sudah kurang steril, mengapa kurang steril? Karena warga yang niatnya mau membantu, langsung disiram kopi," kata kata Hengki.

Dia mengatakan, dengan tidak sterilnya TKP tersebut mengganggu proses olah TKP yang dilakukan penyidik dan dokter forensik.

 BACA JUGA:Polisi Sesalkan Warga Taburi Mayat Sekeluarga di Kalideres dengan Kopi, TKP Jadi Tak Steril

"Ini agak kacau, mungkin kemaren kedokteran forensik melihat, ini menggangu karena banyaknya kopi yang disebar," katanya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Lebih lanjut Hengki mengatakan, pihaknya masih mendalami motif terjadinya kematian satu keluarga tersebut. Dia mengakui kesulitan untuk mengungkap kasus tersebut meski demikian pihaknya meyakini kasus itu akan terpecahkan.

"Jadi puzzle nya semakin dalam mengapa yang ini jual mobil, jual barang-barang itu untuk apa dan sebagainya," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini