Share

Polisi Ungkap Cara Tak Biasa Satu Keluarga Tewas di Kalideres Jual Barang Perabotan Rumahnya

Erfan Maruf, MNC Portal · Jum'at 25 November 2022 10:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 338 2714536 polisi-ungkap-cara-tak-biasa-satu-keluarga-tewas-di-kalideres-jual-barang-perabotan-rumahnya-9Mw7KGROfk.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Polisi menyebut ada cara yang tak biasa yang dilakukan sekeluarga yang ditemukan tewas di Kalideres, Jakarta Barat, dalam menjual barang-barang perabotan di rumah.

Keluarga tersebut menjual barang dengan meletakkan barang-barang yang di jual tersebut di luar rumah.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengungkapkan bahwa setelah diselidiki melalui digital forensik keluarga tersebut menjual barang-barang. Sejumlah barang yang di jual seperti mobil, AC, kulkas, blender, hingga televisi.

Fakta ini ditemukan usai penyidik menelusuri dari transaksi yang ditemukan dari pembeli dalam sistem jual beli dengan menanyakan kepada para pembeli barang-barang tersebut.

"Kita ketemu lagi yang lain oh dia menghubungi untuk menjual barang segala macam. Sempat masuk atau tidak? Oh ternyata barangnya sudah disiapkan di luar tinggal ngambil. Jadi ini benar-benar inter kolaborasi kita ke depankan scientific crime investigation," kata Hengki, Jumat (25/11/2022).

Hengki mengatakan bahwa saksi yang hendak melakukan transaksi dan masuk ke dalam rumah adalah pihak dari koperasi simpan pinjam. Pada 13 Mei, pegawai simpan pinjam hendak mengecek pemilik asli dari sertifikat rumah yang hendak jual.

Baca juga: Jasad Mengering di Kalideres, Dian Sisir Rambut Jenazah Margaretha Sampai Rontok

Kemudian saat masuk ke rumah tersebut pegawai simpan pinjam mencium bau yang tak sedap. Saat ditanya, pemilik rumah dijawab bau busuk tersebut berasal dari got.

Baca juga: Polisi Sebut 2 Mayat di Kalideres Telah Alami Mumifikasi

"Begitu buka gerbang terasa bau busuk luar biasa pada 13 Mei. Ditanya ke pihak rumah, terus dijawab ini got yang lupa dikasih zat," kata Hengki pada Selasa 22 November 2022.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Tidak hanya sampai di situ, saat saksi dari pihak pegadaian meminta untuk melihat langsung pemilik sertifikat rumah dengan atas nama Margaretha yang berada di dalam kamar, terlihat Dian yang merupakan anak berada dalam kamar.

Dian meminta tidak menyalakan lampu dengan alasan Margaretha alergi terhadap lampu.

"Tanpa sepengatahuan Dian pihak koperasi ini hidupkan flash langsung langsung teriak Allah Huakbar ada mayat. Yang bersangkutan langung keluar proses simpan pinjem gagal dan ajak dua saksi lain keluar," jelasnya.

Kemudian saksi dikejar oleh almarhum Budianto dan meminta untuk tidak menyampaikan peristiwa tersebut kepada siapa pun termasuk pihak RT.

Hingga akhirnya pada Kamis 10 November 2022, satu keluarga tersebut ditemukan tewas di dalam sebuah rumah tersebut. Keempat orang yang ditemukan tewas dalam kondisi mengering itu yakni Rudyanto Gunawan (71) dan sang istri bernama Margaretha Gunawan (58), kemudian anak dari keduanya bernama Dian (40) dan yang terakhir yakni Budyanto Gunawan, yakni ipar dari Rudyanto.

Baca juga: Sekeluarga yang Tewas di Kalideres Dikaitkan Penganut Sekte Apokaliptik, Polisi: Mereka Jarang Bergaul

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini