Share

Banjir Rob Terjang Kawasan Muara Angke, Warga Kesulitan Beraktivitas

Yohannes Tobing, MNC Portal · Jum'at 25 November 2022 15:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 338 2714808 banjir-rob-terjang-kawasan-muara-angke-warga-kesulitan-beraktivitas-rlRSOJYD10.JPG Banjir Rob di Muara Angke (Foto: MPI)

JAKARTA - Kenaikan permukaan air pasang laut atau banjir rob menerjang pemukiman warga di kawasan Blok Empang dan Blok Eceng, Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Salah satu warga RT 12 RW 22, Kartini (42) mengatakan bahwa banjir rob ini sudah terjadi selama tiga hari dikarenakan air pasang laut hingga membuat hampir seluruh rumah warga terendam air.

"Banjir ini sudah tiga hari terjadi. Kayanya rob. Iya dari air laut ini. Tadi dua hari kemarin airnya tidak setinggi ini," Kata Kartini saat ditemui dilokasi pada Jumat (25/11/2022).

Adanya banjir rob ini memang bukanlah hal yang pertama terjadi, bahkan Kartini menyebut bahwa banjir ini sudah kerap dialami warga. Meski sering, kehadiran banjir rob disebut cepat surut.

"Antisipasi nya karena udah biasa, jadi engga langsung gede gitu banjirnya. Karena nanti kan surut, besok baru gede gitu. Ini sih ganggu aktifitas tapi ga terlalu gimana," Ucapnya.

Sementara itu warga lainnya Marnizah (39) mengungkapkan banjir rob kali ini muncul sejak pagi tadi sekira pukul 09.00 WIB. Hal inipun membuat dirinya kesulitan beraktifitas termasuk mencari nafkah.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

"Banjir sejak jam 8 pagi tadi, cepat datangnya, tinggi juga capai 70-80 sentimeter. Kita juga tidak bisa ngapa-ngapain, nyari duit jadi sulit dan sekarang menunggu air berangsur surut," Ucapnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis sembilan wilayah pesisir DKI Jakarta berpotensi terkena banjir rob yang diperkirakan terjadi pada 22 November sampai 28 November 2022 ini.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Moh. Insaf mengungkapkan, Banjir pesisir disebabkan adanya aktivitas pasang air laut bersamaan dengan fase bulan baru.

Menurutnya, dari kedua faktor tersebut memengaruhi dinamika pesisir di wilayah utara Jakarta berupa peningkatan ketinggian pasang air laut di sembilan wilayah pesisir Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

"Wilayah pesisir yang berpotensi terdampak banjir rob meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, dan Kalibaru," kata Insaf pada Rabu (23/11/2022).

Insaf menuturkan, peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum terjadi pada pukul 9.00-13.00 WIB. Hal ini tentunya dapat mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini