Share

Kasus Pria yang Viral Aniaya Wanita Petugas SPBU Berujung Damai

Tim Okezone, Okezone · Senin 28 November 2022 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 338 2716022 kasus-pria-yang-viral-aniaya-wanita-petugas-spbu-berujung-damai-ECROvRrgSb.jpg Kasus pria aniaya petugas SPBU berujung damai (Foto: Dok)

JAKARTA - Petugas Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria yang viral melakukan pemukulan terhadap petugas wanita SPBU di Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten. Pria itu diduga marah sehingga melakukan kekerasan terhadap petugas SPBU an EAK.

"Adapun pelaku yang diamankan bernama DP (25 tahun). Kejadian yang viral tersebut terjadi di SPBU di daerah Tanah Tinggi terjadi pada Sabtu (26 November 2022) sekitar pukul 17.32 WIB," Kapolres Metro Tangerang Kota Polda Metro Jaya Kombes Zain Dwi Nugroho, Senin (28/11/2022).

BACA JUGA:Viral, Petugas SPBU Dianiaya Pelanggan Gara-Gara Uang Kembalian Kurang 

Dari hasil pemeriksaan, kata Zain, karena pelaku kesal kembalian uangnya kurang. Kronologinya, saat membeli bensin 3 liter jenis Pertalite dengan memberi uang sebesar Rp100 ribu dikembalikan hanya Rp20 ribu oleh korban. Namun, lanjutnya, pelaku baru merasakan adanya kekurangan kembalian itu saat dirinya di jalan menuju ke rumah.

"Pelaku merasa pada saat membeli bensin sebanyak 3 liter, dia menggunakan uang Rp100 ribu, dikembalikan oleh korban hanya Rp20 ribu. Pada saat itu pelaku tidak cek lagi uang kembaliannya. Pada saat pulang, pelaku cek lagi dan merasa kurang, akhirnya kembali ke SPBU," ujarnya.

BACA JUGA:Viral! Siswa SMK Tewas Tenggelam di Danau Dikerjai Temannya, Minta Tolong Malah Ditertawakan 

Saat kembali ke SPBU, pelaku langsung berdebat dengan korban atas kekurangan kembaliannya. Merasa terdesak, korban pun akhirnya memberikan uang sisa kembaliannya ke pelaku.

"Saat perdebatan itu, pelaku cengkeram baju di bagian leher korban dan melakukan pemukulan ke bagian kepala. Karena ketakutan, korban pun memberikan uang Rp50 ribu ke pelaku. Akhirnya pelaku kembali ke rumahnya," katanya.

Follow Berita Okezone di Google News

Pelaku berhasil ditangkap berkat adanya rekaman CCTV yang ada di SPBU, sehingga mengetahui nomor polisi sepeda motor yang digunakan pelaku. Kemudian, dari nomor polisi tersebut berhasil mengetahui alamat pelaku.

Dari alamat pelaku yang diketahui, petugas Reskrim Polsek Tangerang yang dibantu Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota mendatangi dan berhasil mengamankan pelaku.

"Kami akhirnya dapat mengidentifikasi motor yang digunakan pelaku, dan menangkapnya," katanya.

SSetelah dilakukan pemeriksaan, kata Zain, kedua belah pihak di Polsek Tangerang serta pihak SPBU dengan didamping keluarga sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan dan berdamai. Korban juga tidak menuntut dan melanjutkan perkara tersebut.

"Kedua belah pihak pun menyatakan sepakat berdamai tidak meneruskan kejadian tersebut. Artinya saling memaafkan dan ingin di Restorative Justice," ucap dia.

"Tentunya kejadian ini patut disesali, seharusnya tidak boleh terjadi. Kalau ada permasalahan, itu bisa diselesaikan bukan melakukan kekerasan," imbuhnya.

Pria inisial DP, pelaku pemukulan mengaku khilaf dan menyesali perbuatannya. Ia mengaku spontan saat melakukan perbuatan tersebut.

"Saya meminta maaf atas perbuatan ini kepada korban dan keluarga. Saya sungguh spontan melakukan itu dan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut di kemudian hari. Terima kasih pak Kapolres yang telah melakukan mediasi ini. Saya minta maaf," kata DP.

Sebelumnya, video itu beredar di media sosial. Dalam video itu dijelaskan, wanita petugas SPBU di cengkeram bajunya dan dipukul oleh pelanggan laki-laki karena kembalian uang pembelian BBM kurang, uang Rp100 ribu yang mengisi BBM sebanyak 3 liter dengan harga Rp30 ribu, hanya dikembalikan uang Rp20 ribu.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini