Share

Waduh! Pemprov DKI Sebut Harga Beras dan Telur Ayam Alami Kenaikan Jelang Nataru

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Kamis 01 Desember 2022 08:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 338 2718296 waduh-pemprov-dki-sebut-harga-beras-dan-telur-ayam-alami-kenaikan-jelang-nataru-hIlB9szNL2.jpg Illustrasi (foto: Okezone)

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) mengungkap mulai terjadi kenaikan harga pangan pokok yakni beras dan telur ayam menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

"Menjelang Nataru 2022 terjadi tren kenaikan harga pangan. Komoditi pangan yang terpantau mengalami kenaikan harga adalah beras dan telur ayam," kata Kepala Dinas KPKP, Suharini Eliawati saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (1/12/2022).

Eli menambahkan kenaikan harga pangan beras dan telur ayam disebabkan sejumlah faktor terutama imbas permintaan yang tinggi dan mempengaruhi stok.

"Kenaikan harga beras dikarenakan naiknya harga GKP ditingkat petani sedangkan harga telur naik dikarenakan permintaan yang tinggi sehingga stok yang ada di peternak berkurang," ucap Eli.

 BACA JUGA:DPRD dan Pemprov DKI Sepakat RAPBD 2023 Rp83,7 Triliun

Eli mengatakan tidak hanya kenaikan harga, Dinas KPKP juga mencatat mulai meningkatnya kebutuhan menjelang Nataru.

"Selain peningkatan harga terjadi peningkatan kebutuhan menjelang Nataru, rata-rata antara 0,76% hingga 12,72% dibanding bulan normal," ujarnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data info pangan Jakarta harga beras reguler di rentang harga Rp9-11 ribu. Sedangkan beras premium terpantau seharga Rp12.496.

 BACA JUGA:Pemprov DKI Kembali Anggarkan Jalur Sepeda Rp7,5 Miliar dalam RAPBD 2023

Kemudian harga telur ayam ras mencapai Rp30.191/kg dan ayam broiler/ras mencapai Rp38.466/ekor.

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) berusaha untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan khususnya bahan pokok menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) mendatang.

Baca Juga: Rayakan Satu Tahun, BuddyKu Fest Hadirkan Sesi Media Challenges

Follow Berita Okezone di Google News

Kepala Dinas DKPKP Suharini Eliawati mengatakan akan memastikan ketersediaan pangan melalui peran BUMD pangan.

"Memastikan ketersediaan pangan melalui optimalisasi peran BUMD Pangan (PT. Food Station Tjipinang Jaya, Perumda Dharma Jaya dan Perumda Pasar Jaya) melakukan Kerjasama Antar Daerah (KAD)," ucap Eli saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (17/11/2022).

Eli menambahkan Pemprov DKI juga akan mengoptimalkan program pendistribusian pangan bersubsidi. Selain itu, pendistribusian pangan yang dikelola Perumda Pasar Jaya lima wilayah kota dan satu kabupaten perlu di optimalisasi.

"Melaksanakan program pendistribusian Pangan Bersubsidi bagi 1.1 juta Masyarakat Tertentu. Optimasiliasi titik distribusi pangan yang dikelola Perumda Pasar Jaya di 5 wilayah kota dan 1 kabupaten," ujar Eli.

Eli juga berencana menggelar bazar pangan atau pasar murah di Rusun, RPTRA, kelurahan, kecamatan dan walikota yang diselenggarakan oleh PT Food Station, Perumda Pasar Jaya dan Bulog.

Lebih lanjut, Pemprov DKI juga bakal menggandeng Polda Metro Jaya untuk melakukan pengawasan penyediaan dan pendistribusian pangan. Selain itu, Eli menyebut juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat guna memastikan stabilisasi ketersediaan dan harga pangan.

"Bekerjasama dengan Polda Metro Jaya terkait kegiatan pengawasan penyediaan serta pendistribusian pangan serta penegakan hukum terkait pelangggaran yang terjadi. Koordinasi dengan Pemerintah Pusat terkait kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan stabilisasi ketersediaan dan harga pangan," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini