Share

Banjir di Karawang Rendam 232 Rumah dan 458 Jiwa Terdampak

Nila Kusuma, Koran Sindo · Senin 05 Desember 2022 10:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 05 338 2720617 banjir-di-karawang-rendam-232-rumah-dan-458-jiwa-terdampak-r50bslUFjI.jpg Ilustrasi/ Doc: Istimewa

KARAWANG -Dua desa di Karawang diterjang banjir setelah diguyur hujan sejak Minggu (4/12/22) hingga Senin (5/12/2022). Sedikitnya 232 rumah terendam dan 458 jiwa terdampak banjir.

Hingga pagi ini, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang masih melakukan asesment terhadap warga yang terdampak.

 BACA JUGA:Banjir Bekasi, Belasan Warga Bermalam di Pengungsian

Pelaksana Kepala BPBD Karawang, Yasin Nasrudin mengatakan, banjir terjadi di Desa Karangligar dan Desa Mekarmulya Kecamatan Telukjambe Barat. Banjir mulai terjadi sejak Minggu kemarin pukul 14.25 WIB akibat luapan air sungai kiriman dari Bandung dan Bogor.

"Pertemuan sungai Cibeet dengan sungai Citarum hingga air meluap ke Desa Karangligar. Sedangkan pertemuan antara sungai Cibeet dan sungai Darawolong mengakibatkan air meluap ke Desa Mekarmulya. Hingga pagi ini air masih terus meninggi," kata Yasin, Senin (5/12/22).

 BACA JUGA:Banjir hingga 1 Meter Rendam Bekasi, Warga Sempat Panik

Menurut Yasin air yang merendam rumah warga terus meninggi mulai dari 29 cm hingga 120 cm. Warga mulai mengamankan barang-barang yang penting untuk menghindari banjir.

"Air semakin meninggi jadi warga mulai mengamankan barang-barangnya. Sampai sekarang ketinggian air sudah mencapai pinggang orang dewasa," katanya.

Follow Berita Okezone di Google News

Menurut Yasin, selain rumah warga, banjir yang berdampak 698 jiwa dan 241 kepala keluarga. Selain itu 3 fasilitas umum juga terendam banjir. "Selain orang dewasa juga ada 11 anak bayi dan 22 orang Balita kami masih dilapangan membantu warga mengamankan barang-barang dan juga mengirimkan makanan," katanya.

Yasin mengatakan petugas BPBD sedang.melakukan asesment kepada warga terdampak banjir. Pihaknya juga sudah mengantisipasi jika air terus meninggi akan melakukan evakuasi. "Kalau terus tinggi airnya, kami akan evakuasi warga yang terdampak," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini