Share

Ketua PSI Jakarta Michael Sianipar Mundur, Alasannya Bikin Kaget

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Senin 05 Desember 2022 17:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 05 338 2721011 ketua-psi-jakarta-michael-sianipar-mundur-alasannya-bikin-kaget-FZXqBUM9AP.jpg Ilustrasi okezone

JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DKI Jakarta, Michael Victor Sianipar mengumumkan pengunduran dirinya dari partai. Ia menyatakan keputusan tersebut diambil karena sudah tidak meyakini bahwa perjuangan politik yang dimilikinya dapat dilanjutkan di Partai yang diketuai Giring Ganesha.

(Baca juga: Puluhan Eks Kader PSI Pindah Haluan ke Perindo, Bacaleg Ini Beberkan Alasannya)

“Saya bergabung di PSI sejak tahun 2015, dan pernah juga menjadi pengurus dari tingkat kota hingga DPP,” kata Michael dalam keterangannya dikutip, Senin (5/12/2022).

“Banyak hal yang sudah saya lakukan bersama rekan-rekan di PSI. Namun dengan berat hati, sudah saatnya saya mengundurkan dari dari partai yang saya cintai ini,”sambungnya.

Ketua PSI Jakarta sejak 2017 ini mengaku pernah merintis di PSI Jakarta Pusat dan menjadi pengurus di DPP PSI tahun 2021-2022. Ia telah membangun mesin partai PSI di Jakarta dari nol hingga memenangkan delapan kursi DPRD DKI.

“Saat saya bergabung di PSI, partai ini masih piringan putih, penuh cita-cita dan harapan. Banyak pemuda tertarik dengan citra yang berhasil kita bangun atas PSI. Kita bangun PSI di Jakarta dari nol, dari tidak dikenal sama sekali hingga menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di Jakarta,” ucap Michael.

Michael mengatakan telah mendorong cara berorganisasi dan berpartai yang berpegang pada prinsip transparansi, meritokrasi, obyektifitas, dan profesionalisme. Bahkan, seleksi caleg di Jakarta menganut sistem yang kompetitif dan transparan, dengan melibatkan panelis dan uji publik.

“Selama saya menjadi Ketua Jakarta, saya pastikan partai berjalan secara profesional. Pendanaan partai bisa dipertanggung jawabkan dan ada laporan keuangan dan laporan kinerja tahunan yang bisa dibaca oleh publik. Tidak mungkin PSI Jakarta menyuarakan transparansi dan akuntabilitas di Pemprov DKI kalau prinsip tersebut tidak kami jalankan sendiri di internal kami,” ucap Michael.

Follow Berita Okezone di Google News

Eks Staf Pribadi Basuki Tjahaja Purnama itu menjelaskan secara konsisten mengawal PSI menjadi kekuatan kritis di DPRD Jakarta dan menjadi partai oposisi.

Lebih lanjut, Anak buah Giring Ganesha itu menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan mengembangkan visi dan kompetensi sebagai politisi selama memegang PSI Jakarta.

“Saya bersyukur atas kesempatan yang diberikan, untuk persahabatan dan kerjasama dengan banyak rekan di PSI. Namun, seiring berjalannya waktu, partai yang saya bayangkan dan cita-citakan, yang saya ketahui di awal, sudah jauh berubah sekarang. Sudah saatnya saya pamit dan undur diri dari PSI,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini