Share

Polisi Terjunkan 400 Personel Kawal Aksi Unjuk Rasa RKUHP di Gedung DPR

Bachtiar Rojab, MNC Media · Selasa 06 Desember 2022 11:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 338 2721460 polisi-terjunkan-400-personel-kawal-aksi-unjuk-rasa-rkuhp-di-gedung-dpr-muZD1oqpGj.jpg Ilustrasi/ Foto: Okezone

JAKARTA - Guna mengawal aksi unjuk rasa menolak pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) di depan gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat. Ratusan polisi turut diterjunkan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin mengatakan, sebanyak 400 personel disiapkan guna mengawal aksi unjuk rasa tersebut.

 BACA JUGA:Breaking News! DPR Sahkan RKUHP Jadi Undang-Undang

"Sementara 4 SSK (400 personel) yang akan disiapkan di sana," ujar Komarudin saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (6/12/20222).

Kendati demikian, Komarudin menuturkan, untuk rekayasa lalu lintas sendiri bersifat situasional. Sebab, penangan aksi tersebut tidak jauh beda dengan penanganan aksi yang lain.

 BACA JUGA:Rapat Paripurna RKUHP Memanas, Anggota Fraksi PKS Walk Out!

"Pengamanan atau pelayanan dan pengawalan jalannya aksi penyampaian pendapat di muka umum akan sama seperti pengawalan aksi-aksi yang lain," ungkapnya.

Komarudin berharap, aksi unjuk rasa tersebut berjalan aman dan damai tanpa mengganggu ketertiban masyarakat.

"Harapan tentunya aksi berjalan dengan aman, tertib dan lancar," imbuhnya.

Diketahui, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menilai Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) telah melawan kesepakatan Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) dengan memasukkan pasal larangan menghina pemerintah atau lembaga umum.

Follow Berita Okezone di Google News

Pengacara LBH Jakarta, Citra Referandum mengatakan, RKUHP tersebut memasukkan larangan penggunaan terhadap pemerintah maupun lembaga umum. Dia menilai pasal tersebut telah melawan kesepakatan yang dikeluarkan PBB karena mengancam kebebesan berpendapat.

"Padahal pasal ini menurut PBB sudah tidak boleh lagi karena pengaturan itu akan mengancam kebebasan berpendapatan dan berekspresi," kata Citra dalam konferensi pers yang digelar Aliansi Masyarakat Sipil, Minggu (20/11/2022).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini