Share

Kawanan Remaja Tenteng Senjata, Rampas Motor Pembeli Warung Kelontong

Ade Suhardi, MNC Portal · Rabu 07 Desember 2022 22:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 07 338 2722747 kawanan-remaja-tenteng-senjata-rampas-motor-pembeli-warung-kelontong-f5xIuncnVa.jpg Kawanan remaja tenteng senjata tajam rampas motor pembeli di warung kelontong (Foto : Tangkapan layar)

BEKASI - Kawanan remaja menenteng senjata tajam (Sajam) mengancam seorang pembeli di warung kelontong di Perumahan Puri, Desa Karangsatria, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi pada Selasa (7/12/2022) sekira pukul 03.00 WIB.

Berdasarkan dari tayangan rekaman CCTV yang diterima, nampak seorang pria memakai helm serta jaket berwarna biru sedang berbelanja. Terlihat tidak berselang datang beberapa remaja dengan menentang senjata tajam dan mengancam seseorang yang sedang berbelanja di warung kelontong tersebut.

Dua orang remaja yang membawa senjata tajam langsung masuk sambil mengancam beberapa orang yang berada di warung itu sendiri. Bahkan sambil mengayunkan senjata tajam, para remaja tersebut mengancam akan membunuh ketika melakukan perlawanan.

Terlihat, beberapa remaja lainnya yang berada di luar warung tersebut langsung mengambil motor milik seseorang yang sedang membeli di warung tersebut.

Karena merasa motor miliknya ingin di rampas, pemilik motor tersebut terus melakukan perlawanan. Namun, para remaja yang membawa senjata tajam itu kembali mengancam dengan mengayunkan ke pemilik motor.

"Apa lu, mati lu nanti!" ucap remaja yang membawa senjata tajam tersebut.

Usai motornya di bawa kabur oleh para remaja tanggung tersebut, pemilik motor langsung melakukan pengejaran. Akan tetapi pengerjaan yang dilakukan oleh dirinya sia-sia.

Follow Berita Okezone di Google News

Menanggapi hal itu, Kanit Reskrim Polsek Tambun, Iptu Trisno mengatakan akan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Kami baru mendapatkan informasi tersebut, kami akan ke lokasi untuk menanyakan kejadian tersebut," ungkap Trisno, saat dikonfirmasi, Rabu (7/122022).

Pihaknya juga menjelaskan, akan melakukan penyelidikan terhadap kasus pembegalan itu sendiri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini