Share

RPA Perindo Apresiasi Polisi Sigap Tangani Kasus Kekerasan Seksual Anak di Ciputat

Hambali, Okezone · Kamis 08 Desember 2022 16:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 08 338 2723251 rpa-perindo-apresiasi-polisi-sigap-tangani-kasus-kekerasan-seksual-anak-di-ciputat-1NVWJw21k3.JPG

TANGERANG SELATAN - Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangerang Selatamn (Tangsel) telah memeriksa terduga 3 pelaku kekerasan seksual terhadap AL (5) di Ciputat.

Ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial AS (14), EJ (13), dan YO (7). Polisi telah menggali keterangan langsung dari orang tua korban serta saksi. Pemeriksaan itu dilakukan begitu ibu korban, AW (35), membuat laporan yang juga didampingi Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Partai Perindo.

Respon cepat Unit PPA Polres menyelidiki kekerasan seksual itu menuai apresiasi. RPA Perindo pun mengaku optimis kasus tersebut bakal ditangani profesional. Terakhir, 3 terduga pelaku telah dimintai keterangan penyidik.

"Kita juga apresiasi penyidik dari PPA Polres, cepat tanggap, langsung respon saat tadi kita mendampingi pemeriksaan kasus itu bersama ibu korban," tutur Ketua RPA Perindo, Jeannie Latumahina, Kamis (08/12/22).

Kasus kekerasan seksual terhadap AL terjadi pada tanggal 12 September, sekira pukul 19.30 WIB. Ketika itu, AL diajak ke suatu lapangan oeh para pelaku yang tak lain adalah tetangga rumah.

Baca Juga: Rayakan Satu Tahun, BuddyKu Fest Hadirkan Sesi Media Challenges

Follow Berita Okezone di Google News

Sampai di suatu lapangan yang tengah dibangun perumahan itu, para pelaku mulai memegangi tangan korban ke bagian belakang punggung. Sedang pelaku lainnya memasukkan jari-jemari ke dalam kelamin korban secara bergantian.

Semula, orang tua korban bingung tak tahu harus kemana meminta pendampingan hukum. Begitu kabar itu meluas, RPA Perindo langsung mendatangi kediaman korban guna mengawal proses hukum dan memberi pendampingan psikologis pada korban.

"Kita imbau pada masyarakat, kalau mengalami kekerasan seksual khususnya pada anak-anak maka jangan ragu untuk meminta pendampingan kami. Karena sesuai amanat Ketua Umum Pak Hary Tanoe, RPA ini dibentuk untuk membantu korban anak dan perempuan, dan ini semua gratis tidak dipungut biaya apapun," jelasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini