Share

Pemprov DKI Berencana Terapkan Teknologi Kecerdasan Buatan untuk Urai Kemacetan Pada 2023

Achmad Al Fiqri, MNC Portal · Jum'at 09 Desember 2022 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 09 338 2724067 pemprov-dki-berencana-terapkan-teknologi-kecerdasan-buatan-untuk-urai-kemacetan-pada-2023-KuDjpLZs6V.jpg Ilustrasi/Foto: Okezone

JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berencana menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelegence (AI) untuk mengatur durasi lalu lintas di ibu kota.

Kepala Unit Pengelola Sistem Pengendalian Lalu Lintas Dishub Provinsi DKI Jakarta Emanuel Kristanto menjelaskan, rencana kebijakan itu ditujukan untuk mengurai kemacetan di ibu kota.

 BACA JUGA:Truk Bermuatan Hebel Terbalik di Tol Japek, Lalu Lintas Macet Parah

Rencana penggunaan teknologi kecerdasan buatan itu dihasilkan atas kolaborasi dengan perusahaan teknologi informasi ternama; Google. Nota kesepahaman pun telah diteken pada bulan lalu.

"Kami tengah bekerjasama dengan google indonesia untuk optimasi traffic light di persimpangan. Mereka akan gunakan teknologi AI," ujar Emanuel dalam keterangannya, Jumat (9/11/2022).

 BACA JUGA:Kemenhub dan Korsel Tanda Tangani Fase 4 Pembangunan MRT, Semoga Jadi Solusi Kemacetan

Secara garis besar, cara kerja teknologi ini dengan menganalisa kepadatan lalu lintas secara langsung. Data tersebut, kata Emanuel, akan dikirim kepada Dishub untuk menjadi pengaturan waktu lampu lalu lintas di persimpangan.

Follow Berita Okezone di Google News

"Artinya, durasi lampu lalu lintas akan berbeda tiap jam dan berdasarkan kondisi kepadatan kendaraan yang melintas," terang Emanuel.

Proyek yang dinamakan Green Light ini rencananya akan mulai diterapkan pada tahun 2023.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini