Share

Meriahnya Perayaan Imlek di Klenteng Boen Tek Bio Tangerang Usai PPKM Dicabut

Irfan Maulana, MNC Portal · Minggu 22 Januari 2023 14:09 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 22 338 2750961 meriahnya-perayaan-imlek-di-klenteng-boen-tek-bio-tangerang-usai-ppkm-dicabut-CSXxAQVGTf.jpg Umat Konghucu merakayan imlek di Klenteng Boen Tek Bio, Tangerang/Foto: Irfan Maulana

TANGERANG - Perayaan tahun baru Imlek 2023 menjadi momen spesial bagi umat Khonghucu dan masyarakat keturunan Tionghoa. Sebab, Imlek tahun ini menjadi yang pertama setelah pemerintah mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Masyarakat yang merayakannya pun bersuka cita. Seperti yang terpantau di Klenteng Boen Tek Bio, Kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang, Minggu, (22/1/2023).

 BACA JUGA: Dua Pusaka Sakti yang Buat Musuh Kerajaan Mataram Kalang-kabut

Pantauan MNC Portal Indonesia, Klenteng yang didirikan pada 1684 ini ramai dikunjungi oleh umat Khonghucu yang ingin beribadah. Ada pula masyarakat keturunan Tionghoa yang bukan umat Khonghucu berkunjung hanya untuk merayakan Imlek.

Nampak pernak pernik Imlek menghiasi klenteng dengan dominasi warna merah, bau dupa pun menyeruak dari dalam.

 BACA JUGA:Ditangkap Densus 88, Ini Sosok Agus Raub Driver Ojek Online yang Berbaiat ke Teroris JAD

Umat Khonghucu terlihat berlalu lalang di sekitar lokasi. Mereka terlihat khusyuk berdoa sembari sesekali merunduk dengan tangan mengapit dupa.

Di dalam klenteng nampak sejumlah ruangan yang berisi patung dewa tempat doa-doa dan pengharapan ditambatkan.

Salah satu umat Khonghucu, Marcella (17) mengatakan, dia bahagia dengan perayaan Imlek 2023 ini sebab tidak ada pembatasan.

"Sekarang lebih enak, enggak kayak kemarin dibatesin (PPKM)," ujarnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Menurut perhitungan kalender China, Shio Imlek 2023 adalah Tahun Kelinci Air. Menurut Marcella artinya membawa keberuntungan.

"Jadi kalau kita kayak berdoa, lebih mencapai (terkabul) rezeki ke depannya. Ini tahun kelinci, bisa lebih gimana lagi dapat keberuntungannya lagi," ucapnya.

Marcella mengatakan, tak seperti tahun kemarin dia tak merayakan Imlek di klenteng. Lantaran adanya PPKM tersebut.

"Tahun lalu karena pandemi enggak sempet ke sini , tapi untuk ibadah biasa ke sini (Klenteng Boen Tek Bio)," katanya.

Marcella menuturkan bahwa, dia dan keluarganya rutin beribadah di Klenteng Boen Tek. Selain dekat dengan rumah, di klenteng tersebut dia juga bisa menikmati keindahan budaya Tionghoa.

Diketahui, Klenteng Boen Tek Bio dibangun pada tahun 1684. Boen Tek Bio merupakan bagian penting dari sejarah Tangerang, khususnya sejarah permukiman kaum Tionghoa Benteng di Tangerang.

Bagian tertua dari bangunan ini berasal dari tahun 1775. Klenteng ini mengalami renovasi besar pada tahun 1844, kemudian sayap sisi kanan dan kiri ditambahkan pada tahun 1875, serta halaman dalam pada tahun 1904.

Boen Tek Bio memiliki sejarah hubungan yang erat dengan birokrasi pemerintahan kolonial Tionghoa di Tangerang. Para donor untuk tanah makam klenteng pada tahun 1878 mencakup seluruh jaringan opsir Tionghoa di Tangerang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini