Share

Polisi Periksa Kejiwaan Wowon Cs, Tersangka Pembunuhan Berantai Bekasi-Cianjur

Irfan Ma'ruf, MNC Portal · Senin 23 Januari 2023 15:57 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 23 338 2751446 polisi-periksa-kejiwaan-wowon-cs-tersangka-pembunuhan-berantai-bekasi-cianjur-n8z4VBmBX9.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Truonoyudo Wisnu Andiko. (MPI/Irfan Maruf)

 

JAKARTA - Polda Metro Jaya akan memeriksa kejiwaan para tersangka dalam kasus pembunuhan berantai di Bekasi-Cianjur. Pemeriksaan kejiwaan ini melibatkan Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pemeriksaan itu untuk mengetahui kejiwaan para tersangka. Hal itu lantaran mereka dengan membunuh korbannya hingga 9 orang.

"Apsifor juga sudah kita libatkan artinya ada secara prosedural kan memakan waktu, ada observasi dan lain-lain," kata Trunoyudo di Polda Metro Jaya, Senin (23/1/2023).

Pemeriksaan itu untuk mengetahui apakah para tersangka psikopat. Hal itu mengingat 9 orang telah dibunuh, bahkan termasuk anak dan istri tersangka.

Meski begitu, pihaknya tidak aka membuka secara teknis perihal pemeriksaan. Pihaknya hanya akan membuka hasil pemeriksaan tersebut.

"Ini tidak bisa kita buka juga secara teknis," ucapnya.

Sebelumnya, polisi menetapkan tiga tersangka terkait kasus pembunuhan terhadap satu keluarga di Bekasi dengan cara diracun, yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan M Dede Solehudin.

Setelah diselidiki, kematian satu keluarga di Bekasi ternyata merupakan rangkaian dari pembunuhan yang sebelumnya terjadi di Cianjur.

Follow Berita Okezone di Google News

Sejauh ini polisi menyebut ada sembilan orang yang tewas di tangan para tersangka. Sembilan korban itu terbagi di tiga lokasi, yakni 3 korban di Bekasi, 4 korban di Cianjur, 1 korban di Garut, dan 1 korban lainnya masih dicari.

Korban di Bekasi bernama Ai Maimunah (40) yang merupakan istri sirih Wowon. Lalu, dua anak Maimunah dari pernikahan dengan mantan suaminya bernama Ridwan Abdul Muiz (20) dan M Riswandi (16).

Kemudian, korban tewas di Cianjur juga merupakan keluarga dari tersangka. Wowon membunuh istrinya yang bernama Wiwin dan mertuanya yakni Noneng. Wowon juga membunuh anaknya, Bayu yang berusia dua tahun. Lalu, satu korban lainnya bernama Farida. Kemudian, satu korban di Garut bernama Siti.

Sementara itu, korban tewas lainnya di luar keluarga dari para pelaku masih dicari. Mereka tewas setelah menagih janji dari Wowon untuk mendapatkan kekakayaan dengan cepat dan dianggap berbahaya karena mengetahui praktik berkedok supranatural. Selain itu, mereka yang mengetahui kejahatan tersangka juga dibunuh tersangka.

Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran mengatakan para tersangka membunuh korban untuk menutupi jejak kejahatannya.

"Ternyata korban meninggal dunia di Bekasi dibunuh karena para tersangka ini diketahui melakukan tindak pidana lain. Mereka melakukan serangkaian pembunuhan atau bisa sebut serial killer," kata Fadil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini