Share

Pelaku Serial Killer Solihin Dagang Es Cincau di Bekasi Sejak 2017

Jonathan Simanjuntak, MNC Portal · Selasa 24 Januari 2023 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 338 2751887 pelaku-serial-killer-solihin-dagang-es-cincau-di-bekasi-sejak-2017-lGvZPWlxFr.jpg Lokasi penjualan es cincau Solihin (Foto: MPI)

BEKASI - Tersangka pembunuhan berantai Cianjur-Bekasi, Solihin alias Duloh ternyata sudah berada di Kota Bekasi sejak 2017. Dalam kesehariannya, Solihin diketahui berdagang es cincau di Bantargebang, Kota Bekasi.

Solihin membuka lapak dagangannya persis di depan gerbang SDN Ciketing Udik III, Bantargebang, Kota Bekasi. Hal itu diungkapkan pedagang cakwe bernama Narto (33) yang juga kerap membuka lapak di sana.

“Iya itu dia (Solihin), di sini jualannya es cincau ada es serutnya, harganya Rp2.000-Rp5.000,” kata Narto saat dijumpai, Selasa (24/1/2023).

Solihin di antara para pedagang lainnya akrab di sana dengan sebutan Abah Solih atau Aki-Aki. Sebutan itu pun disematkan lantaran perawakannya yang sudah lanjut usia.

Baca juga: 3 Tersangka Pembunuhan Berantai di Bekasi-Cianjur Ditahan Terpisah

“Sudah lama dia berdagang. Saya jualan 2016, waktu itu belum ada dia, kira-kira Aki-Aki baru jualan itu 2017, jadi lebih dari tiga tahun,” ungkapnya.

Bahkan, Solihin juga sudah mengontrak di kawasan Kota Bekasi. Solihin juga disebut tinggal bersama tiga anak lainnya di Kota Bekasi.

Baca juga: Serial Killer, Pelaku Dede Ikut Minum Racun untuk Kelabui Polisi

“Memang asal Cianjur, makanya di sini ngontrak, kalau nggak salah di Rawa Tengah, Pangkalan Dua. Bareng sama anaknya,” ungkap dia.

Follow Berita Okezone di Google News

Meski demikian, Narto mengaku tidak pernah diajak atau dijanjikan untuk memperkaya diri. Hal itu merujuk pada pernyataan polisi yang menyatakan bahwa Solihin kerap menjajikan orang lain untuk memperkaya diri.

“Nggak pernah kalau saya, nggak tahu kalau pedagang lain yang di sana,” tutup dia.

Sebagai informasi, Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka yaitu Wowon, Solihin dan Muhammad Dede Solehudin atas kasus dugaan pembunuhan berantai di Cianjur dan Bekasi.

Ketiganya diduga terlibat dalam tindak pidana penipuan berkedok supranatural yang menjajikan kekayaan terhadap orang lain. Belakangan orang-orang yang dijanjikan kekayaan justru dibunuh. Ketiganya juga membunuh sejumlah saksi yang dianggap mengetahui aksinya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini