Share

Ratusan Lapak PKL di Kota Bogor Ditertibkan Gegara Bikin Kumuh

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Selasa 24 Januari 2023 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 338 2751973 ratusan-lapak-pkl-di-kota-bogor-ditertibkan-gegara-bikin-kumuh-cMBzEWBR6A.jpg Lapak PKL di Bogor dibongkar petugas (foto: MPI/Putra RA)

BOGOR - Ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL) di Kota Bogor ditertibkan aparat gabungan. Para pedagang ditertibkan karena berjualan di tempat tidak semestinya dan mengganggu pengguna jalan.

Kabid Trantibum Linmas Satpol PP, Andry Sinar Wahyudianto mengatakan, sedikitnya ada 500 lapak PKL yang ditertibkan aparat gabungan Satpol PP, TNI-Polri dan lainnya. Sebelum ditertibkan, sudah ada sosialiasi dan pemberitahuan kepada pedagang.

"Jadi untuk pelaksanaannya, kita sudah laksanakan mulai dari sosialisasi sampai dengan penertiban setiap harinya. Hari ini kita melaksanakan gabungan," kata Andry kepada wartawan, Selasa (24/1/2023).

Kata dia, penertiban di pusat Kota Bogor itu dilakukan di beberapa titik yakni Jalan Sawojajar, Jalan Dewi Sartika dan Jalan MA Salmun. Lapak pedagang yang ditertiban petugas rata-rata semi permanen.

 BACA JUGA:Belasan Lapak PKL di Pasar Cibinong Dibongkar Paksa

"Ada beberapa pola. Di Sawojajar dia lapak, di Dewi Sartika sebagian ada yang digelar (lapak) ada yang semi permanen," jelasnya.

Setelah ditertibkan, pihaknya akan mengawasi terus ketiga titik rawan tersebut agar para PKL tidak kembali berjualan. Apabila kembali ditemukan, petugas langsung melakukan pernertiban.

"Kalau kembali kita akan lakukan tindakan penertiban lagi berarti," tegasnya.

Sementara itu, Camat Bogor Tengah Wahid mengatakan para pedagang itu berjualan ditempat terlarang seperti trotoar, saluran air hingga bahu jalan. Hal itu pun sangat mengganggu pengguna jalan.

 BACA JUGA:Satpol PP Tertibkan 200 Lapak PKL di Puncak, Sebagian Besar Dibongkar Sendiri

"Lokasi ini sangat kumuh sekali. Jangankan mobil, untuk orang saja lewat ke sini susah banget dan di sini salah satu pusat perekonomian di Kota Bogor harus kita tertibkan dan rapikan. Jangan sampai hak masyarakat pengguna jalan diabaikan. Soalnya sudah terlalu sadis di sini. Mulai bahu jalan, jalan, trotoar, saluran air, mereka okupansi para PKL," ucap Wahid.

Follow Berita Okezone di Google News

Wahid menambahkan, nantinya lokasi ini akan diperbaiki oleh Dinas PUPR. Salah satunya untuk mencegah terjadinya luapan air ketika kondisi hujan.

"Tahun ini di sini akan dilaksanakan kegiatan intervensi fisik yang akan dilaksanakan oleh PUPR. Dari mulai pedestrian, perbaikan saluran air, dan tahun 2021 kemarin contoh salah satunya banjir sehingga air luapan banjir sampai ke stasiun. Ini sangat mengganggu perjalanan kereta," ungkapnya.

Bagi para padagang yang ditertibkan petugas diminta untuk pindah ke beberapa titik. Sehingga, kawasan tersebut menjadi rapih dari lapak PKL yang berjualan di sembarang tempat.

"Kita bukan tidak memberikan solusi para pedagang. Kita arahkan ke Blok C, D, dan F. Pedagang boleh bekerjasama dengan Ramayana ini. Karena di blok C D dan F aja kurang lebih masih sekitar 800 kios masih ada tempat. Saya yakin kalau betul-betul mereka mau, masih bisa mencukupi," tutupnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini