Share

Makam Siti TKW Korban Serial Killer Wowon Cs Dibongkar, Polisi Ambil Sampel DNA

Erfan Maruf, MNC Portal · Rabu 25 Januari 2023 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 338 2752763 makam-siti-tkw-korban-serial-killer-wowon-cs-dibongkar-polisi-ambil-sampel-dna-zAEjHBey2T.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pembongkaran makam Siti tenaga kerja wanita (TKW) korban pembunuhan berantai atau serial killer Bekasi-Cianjur telah rampung. Tim mengambil tanah untuk dilakukan tes DNA.

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan pembongkaran makam Siti yang berada di kawasan Garut. Dia merupakan TKW yang dibunuh oleh tiga tersangka yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan Dede Solehudin.

Tim penyidik gabungan turut serta melakukan pengambilan sampel keluarga guna dilakukan pencocokan dengan jasad wanita korban pembunuhan berantai yang telah dimakamkan tersebut.

"Itu kan kita ambil dari sampel tanah per sentimeter penggalian kita ambil, terus jenazahnya kita bawa untuk diotopsi sama diambil sampel DNA untuk itu betul enggak Siti yang dimakamkan," kata Panjyoga saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Baca juga: Fakta Mengejutkan Wowon Si Pembunuh Berantai, Blak-blakan saat Diperiksa Jadi Dalang

Panjiyoga menuturkan saat ini pihaknya telah usai melakukan penggalian makam dari TKW korban pembunuhan berantai itu. Menurutnya saat ini pihak kepolisian tengah membawa jenazah ke RS Polri Kramat Jati guna dilakukan otopsi dan pemeriksaan DNA.

"Kita belum buka masih di peti nanti di rumah sakit (RS Polri Kramat Jati) kita buka," ucapnya.

Baca juga: TKW Korban Penipuan Serial Killer Wowon Cs Bertambah Jadi 11 Orang

Follow Berita Okezone di Google News

Sebelumnya, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif para tersangka melakukan pembunuhan berantai. Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengungkap jika para tersangka menampung aliran dana dari sejumlah tenaga kerja wanita (TKW).

Polisi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus pembunuhan berantai di Bekasi dan Cianjur, yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan M Dede Solehudin. Para tersangka sejauh ini telah membunuh 9 orang, yang terdiri dari dua tenaga kerja wanita, hingga keluarga para tersangka.

Para tersangka membunuh korban dengan cara membuang ke laut, mencekik, hingga meracuni dengan racun tikus dan pestisida.

Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran mengatakan para tersangka membunuh korban untuk menutupi jejak kejahatannya.

"Ternyata korban meninggal dunia di Bekasi dibunuh karena para tersangka ini diketahui melakukan tindak pidana lain. Mereka melakukan serangkaian pembunuhan atau bisa sebut serial killer," kata Fadil.

Fadil menjelaskan para pelaku tega membunuh anggota keluarganya sendiri karena kejahatan mereka diketahui para korban. Pada tersangka menganggap korban merupakan sosok berbahaya yang dapat membocorkan kejahatan mereka.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini